Tampilkan postingan dengan label BAHASA INGGRIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BAHASA INGGRIS. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Februari 2017

Simple Past Tense

Simple Past Tense ~ Sampai juga di penjelasan Simple Past Tense, sudah lama banget tidak membahas tentang Tenses yah... Hehehe. Okey lah kalau begitu... Pernahkah teman-teman diminta untuk menuliskan atau menceritakan kejadian di masa lalu dalam bahasa inggris??? Pasti jawabannya, SERING. Untuk teman-teman yang ingin menulis atau menceritakan kejadian di masa lalu dalam bahasa inggris, saat itulah teman-teman akan memakai Past Tense. Pada kesempatan kali ini, Media Belajar Bahasa Inggris ingin mencoba menjelaskan apa itu Simple Past Tense. Penjelasan lebih lanjut mengenai tenses simple past tense bisa teman-teman baca pada artikel di bawah ini. Semoga bermanfaat…Check this out!!!

Penjelasan lengkap mengenai Simple Past Tense

A. Rumus Past Tense

Pola Kalimat Simple Past Tense Dengan “TOBE” (was, were)
(+)    S + WAS/WERE + Adj / Adv of place / Noun
(-)    S + WAS/WERE + Not + Adj / Adv of place / Noun
(?)    WAS/WERE + S + Adj / Adv of place / Noun

Pola Kalimat Simple Past Tense Dengan Menggunakan Kata Kerja Lampau (V2)
(+)    S + Verb-2
(-)    S + Did Not (Didn’t) + Verb-1
(?)    Did + S + Verb-1

*Keterangan
S = subjek
Adj = adjective (kata sifat)
Adv = adverb (kata keterangan)

B. Cara Pembetukan Regular Past Verb (Verb-2)

Sebagaimana kita ketahui, terdapat dua jenis macam verb (kata kerja) jika dilihat dari segi perubahan tensesnya, yaitu irregular verb (kata kerja tidak beraturan) dan regular verb (kata kerja beraturan). Karena pada artikel tentang Penjelasan Present Prefect Tense sudah diperlihatkan daftar Irregular Verb, pada artikel ini penulis hanya menampilkan cara pembentukan kata kerja bentuk kedua (Verb-2) dari kata kerja beraturan (regular verbs).

1. Jika kata kerja tersebut berakhiran huruf –e, maka cukup ditambahkan –d
Contoh:
No Verb 1 Verb 2
01 Move Moved
02 Invite Invited
03 Hope Hoped
04 Decide Decided
2. Jika kata kerja tersebut berakhiran huruf konsonan dan didahului huruf vocal, maka konsonan itu diulang, kemudian ditambah dengan –ed
Contoh:
No Verb 1 Verb 2
01 Plan Planned
02 Regret Regretted
03 Reffer Refferred
04 Shop Shopped
 
3. Jika kata kerja yang berakhiran –y, ubahlah –y menjadi –i lalu tambahkan –ed.
Contoh: 
No Verb 1 Verb 2
01 Cry    Cried
02 Try       Tried

4. Tetapi jika kata kerja yang berakhiran dengan –y yang didahului oleh vocal, maka cukup tambahkan –ed pada kata kerja tersebut.
Contoh:
No Verb 1 Verb 2
01 Play Played
02 Stay     Stayed

C. Bentuk Kalimat Simple Past Tense

Kalimat Simple Past Tense dapat dibentuk dengan menggunakan TOBE (was/were) atau dengan kata kerja bentuk kedua (Verb-2). Dibawah ini ada contoh kalimat Simple Past Tense yang menggunakan Tobe dan Verb-2.
1.    Pola Kalimat Simple Past Tense Dengan “TOBE” (was,were)
(+)   Toni was in Lombok yesterday.
(-)    Toni was not in Lombok yesterday.
(?)    Was Toni in Lombok yesterday?

2.    Pola Kalimat Simple Past Tense Dengan Kata Kerja Bentuk ke-2 (Verb-2)
(+)   Toni went to zoo yesterday.
(-)    Toni did not go to zoo yesterday.
(?)    Did Toni go to zoo yesterday?

D. Penggunaan Simple Past Tense

Tenses Simple Past Tense digunakan untuk:

1. Menyatakan kegiatan yang dilakukan atau yang terjadi dimasa lampau. Untuk lebih jelas, teman-teman bisa melihat keterangan waktu pada contoh dibawah ini. 
Contoh: 
  • He went to Jakarta last night.
  • I did not play football yesterday afternoon.
  • Did they move to Jakarta?

2. Menyatakan kebiasaan yang diakukan pada waktu lampau.
Contoh: 

  • I never went to the zoo when I was small.
  • He always made surprise for his wife's birthday.

E. Keterangan Waktu Pada Simpe Past Tense

Pada tenses Simple Past Tense, kita menggunakan keterangan waktu yang menyatakan lampau, seperti: yesterday, yesterday evening, yesterday night, last night, last week, last month, last year, last hoiday, last winter, few minutes ago, two days ago, dan ain-lain.

TENSES

Tenses? Pasti sobat sudah akrab dengan yang namanya tenses. Dari SD sampai SMA pasti ada saja materi pelajaran bahasa Inggris yang mengajarkan tenses. Tidak seperti bahasa Indonesia, keterangan wakut seperti sekarang, masa lampau, dan masa depan berpengaruh terhadap susunan kata dalam komunikasi bahasa Inggris. Oleh karena itu belajar tenses bahasa Inggris dirasa sangat perlu. Nah, belajar bahasa Inggris pada kesempatan kali ini mencoba mengahdirkan penjelasan tenses bahasa Inggris secara lengkap. Semoga bermanfaat. Check this out!!!

A. Pengertian Tenses

 
Penulis yakin sobat sekalian pasti sudah sangat akrab dengan yang namanya tenses tapi jika ditanaya apa sih sebenarnya tenses, pasti cuma beberapa saja yang bisa menjawab. Kata 'tense' sebenarnya berasal dari bahasa Latin yaitu 'tempus' yang berarti waktu (time). Walaupun demikian tense dan time sangat lah berbeda. Di jelaskan oleh pakar grammar, pak As Hornby, kata TIME dan TENSE sangat lah berbeda. kata TIME merujuk pada pembagian waktu yang mana terdiri dari tiga bagian yaitu waktu lamapu (past), waktu sekarang (present) dan waktu ke depan (future). Sedangkan TENSES merujuk pada bentuk kata kerja (verbs) yang berubah karena pengaruh past, present dan future tersebut. Tidak hanya dipengaruhi oleh past, present dan future saja, perubahan verbs dalam tenses juga mengindikasikan apa kejadian sudah, telah atau akan selesai atau kejadian tersebut sedang belangsung di waktu tertentu.

Penjelasan Tenses Bahasa Inggris LENGKAP | www.belajarbahasainggris.us
B. Jenis-jenis Tenses
 
Dari pengertian tenses di atas kita ketahui bawah tenses didasarkan pada tiga jenis waktu yaitu past, present dan future. Tidak cuma itu dalam bahasa Inggris, tenses diidentifikasi apakah kejadian tersebut selesai (perfect) atau dalam progress (continous/progressive). Hal-hal teresebut lah yang mempengaruhi jenis-jenis tenses.

Terdapat 12 jenis tenses yang terbagi 4 bagian past, 4 bagian present dan 4 bagian untuk future. Jenis-jenis tenses tersebut adalah:
1. Simple Past Tense
2. Past Continuous Tense 
3. Past Perfect Tense
4. Past Perfect Continuous Tense
5. Simple Present Tense
6. Present Continuous Tense
7. Present Perfect Tense
8. Present Perfect Continuous Tense
9. Simple Future Tense
10. Future Continuous Tense
11. Future Perfect Tense
12. Future Perfect Continuous Tense

C. 12 atau 16 Tenses???
 
Sebenarnya ada berapa sih tenses bahasa Inggris itu? 12 atau 16? Bagi yang sedang belajar serius tentang tenses pasti mempunyai pertanyaan yang sama. Karena di Indonesia, tenses bahasa Inggris diajarkan mempunyai 16 jenis, 12 jenis tenses di atas ditambah Simpe Past Future, Past Future Continous, Past Future Perfect dan Past Future Perfect Continous.

Semua guru Bahasa Inggris pasti mempunyai jawabannya sendiri-sendiri. Penulis pribadi sering bertanya-tanya kepada guru atau teman mengenai jumlah tenses bahasa Inggris. Tapi tidak mendapati jawaban yang pas. Tidak satu pun sumber referensi grammar terpercaya juga membahas jumlah tenses. Buku-buku grammar seperti milik Betty Azar, Raymond Murphy, AJ Thomson atau Marcella Frank hanya menampikan 12 jenis tenses seperti di atas tanpa memberi tahu kenapa hanya ada 12 bukannya 16 seperti yang diajarkan selama ini.

Seiring waktu, penulis juga mempunyai jawaban tersendiri mengenai pertnyaan tersebut. Terdapat 4 hal menjadikannya memiliki 12 jenis. Ke-4 hal tersebut adalah:

1. Past, Present atau Future
Sebagai mana kita ketahui Tenses sebenarnya perubahan kata kerja (verb) yang terjadi karena pengaruh waktu (past, present dan future) yang kemudian menjadi Simple Past, Simpe Present dan Simple Future.

2. Progressive/ Continuous
Sedang berlangsung (Progress) atau tidaknya suatu kejadian atau kegiatan juga mempengaruhi jenis tenses. Sehingga terdapat tiga jenis tenses lain yaitu Past Continuous, Present Continous dan Future Continous.

3. Perfect
Perubahan kata kerja (verb) juga depengaruhi oleh selesai atau tidaknya kejadian atau kegiatan yang dilakukan (Perfect) yang kemudian menjadi Past Perfect, Present Perfect dan Future Perfect.

4. Progressive pada bentuk Perfect
Bentuk Perfect juga memiliki bentuk Progressive yang menekankan pada durasi dari suatu aksi yang mempunyai awal dan akhir. Past Perfect Continuous, Present Perfect Continuous, dan Future Perfect Continuous

Sedangkan ke-3 tenses yang lain yang berbentuk entuk Past Future pada tenses yang selama ini kita kenal lebih pantas menyandang nama Conditional Sentence dari pada tenses.

Semoga penjelasan di atas tentang Tenses Bahasa Inggris bisa bermanfaat bagi sobat sekalian. Jika terdapat kesalahan baik berupa tulisan maupun penjelasan, penulis membuka kritik dan saran yang membangun untuk kemajuan bersama. Terima kasih.^^

GERUND

Gerunds atau verbals atau verbal nouns adalah kata kerja berbentuk ing yang dipakai sebagai kata benda.
A. Bentuk
Gerund dibentuk dari : kata kerja + ing (V1 + ing)
Misalnya: smoking, shoping, hunting dan sebagainya.
Bentuk gerund adalah sama seperti bentuk present participle, dan keduanya merupakan bagian dari kata kerja. Perbedaannya gerund merupakan sejenis kata benda, tetapi present participle adalah semacam kata sifat. Oleh karena itu, meskipun serupa tetapi keduanya sangat berbeda dalam sifatnya.
Gerund mempunyai empat macam bentuk :
Tense
Present or continuous
Perfect
active
doing
having done
Passive
being done
having been done
B. Sifat
Sifat ganda gerund:
Gerund merupakan part of speech ganda. Suatu kata benda dan kata kerja yang digabungkan. Oleh karena itu, kita harus menjelaskannya dalam tiap sifat ini :
1) Sebagai kata benda
2) Sebagai bagian kata kerja
C. Pemakaian
1) Karena gerund merupakan sejenis kata benda, maka ia dapat digunakan sebagai berikut :
a) Sebagai subjek untuk kata kerja
contoh: Sleeping is necessary to life
b) Sebagai objek untuk kata kerja
contoh: I don’t like smoking
c) Sebagai komplemen untuk kata kerja
contoh: My chief delight is riding
d) Sebagai objek untuk preposisi .contoh: He gave up smoking
2) Gerund dengan objek
Karena gerund adalah bagian kata kerja, ia dapat menggunakan objek di belakangnya.
a) Objek langsung
contoh: He is clever at teaching mathematics (mathematics = objek langsung)
b) Objek tak langsung
contoh: He is clever at teaching us mathematics (us = objek tak langsung)
c) Objek yang tetap dipertahankan dalam kalimat pasif
contoh: She is pleased at being taught mathematics
d) Objek yang artinya mirip dengan kata kerja itu sendiri
contoh: She is proud of having sung a fine song
e) Objek refleksif
contoh: She is in the habit of oversleeping herself
3) Gerund dengan genitif
Kata benda atau kata ganti, asalkan menunjukkan orang atau binatang, haruslah dalam kasus genitif, bilamana kata benda atau kata ganti itu diletakkan di depan gerund.
Contoh: I am pleased at your coming
Perhatikan :
a) Pemakaian gerund yang didahului kata benda atau kata ganti genitif yang berikut ini kadang-kadang terjadi :
Contoh: This was a creative work of my doing
b) Kadang-kadang huruf “a” diletakkan di depan gerund dalam pengertian preposisi. Di sini “a” merupakan perubahan atau singkatan dari preposisi on :
Contoh:
The man has gone a-hunting
He has gone a-fishing
4) Yang memiliki bentuk ing, selain gerund, masih ada present participle dan kata benda asli, haruslah kita bedakan dengan jelas.
a) A sleeping carriage (a carriage used for sleeping), di sini sleeping merupakan gerund
b) A sleeping child (a child that is sleeping), di sini sleeping merupakan present participle yang dipakai sebagai kata sifat
c) Rising early is good for health, di sini rising adalah kata kerja yang diterangkan kata keterangan early, merupakan gerund yang berfungsi sebagai subjek.
d) Early rising is good for health, di sini rising diterangkan oleh kata sifat early, dengan demikian rising adalah part of speech dan merupakan kata benda asli.
5) Gerund dalam bentuk present perfect:
Contoh:
He regrets having done so (he regrets that he has done or did so)
He regretted having done so (he regretted that he had done so)
Gerund dan bukan infinitive harus dipakai:
a) Sesudah preposisi atau ungkapan berpreposisi :
Without, etc + gerund
Contoh: Do your work without speaking. Kerjakanlah pekerjaanmu tanpa berbicara
Look forward to + gerund
Contoh: I look forward to seeing you soon. Saya mengharapkan dengan senang hati menemui anda segera
Instead of, etc + gerund
Contoh: You had much better work instead of idling away your time. Sebaiknya Anda bekerja daripada buang-buang waktu
b) Sesudah kata-kata yang secara tetap menggunakan preposisi :
Fond of + gerund
Contoh: He is always fond of hunting. Ia selalu suka berburu
Insist on + gerund
Contoh: He insisted on going to Kudus. Ia bersikeras untuk pergi ke Kudus
Object to + gerund
Contoh: I object to smoking. Saya keberatan merokok
Prevent from + gerund
Contoh: I was prevented from going because of illness. Saya terhalang pergi karena sakit
Succeed in + gerund
Contoh: He succeeded in solving the problem. Ia berhasil memecahkan masalah itu
Think of + gerund
Contoh: I often think of going to France. Saya sering bermaksud pergi ke Perancis
Tired of + gerund
Contoh: I’m tired of eating foreign food every day. Saya bosan makan makanan asing tiap hari
Used to + gerund
Contoh: I’m used to getting up early. Saya biasa bangun pagi-pagi
c) Sesudah katakata kerja tertentu
Avoid + gerund
Contoh: We can’t avoid making mistakes. Kita tak dapat menghindari membuat kesalahan
Can’t bear + gerund
Contoh: He can’t bear being laughed at. Ia tak dapat tahan ditertawakan orang
Can’t help + gerund
Contoh: I can’t help laughing. Saya tak dapat menahan tertawa
Catatan 1 :
Cannot help dan cannot but mempunyai arti yang sama tidak dapat menahan, tetapi pemakaiannya berbeda. Cannot help diikuti oleh gerund tetapi cannot but diikuti oleh infinitive tanpa to.
contoh :
I cannot but laugh
Can’t stand + gerund
Contoh: She can’t stand being laughed at. Ia tak tahan ditertawakan orang
Delay + gerund
Contoh: I delayed answering you owing to pressure of work. Saya menunda untuk menjawab anda karena sibuk
Enjoy + gerund
He enjoys playing a game of football. Ia senang sekali bermain sepak bola
Catatan 2 :
Kata-kata kerja yang berarti “to like” atau “to dislike” boleh diikuti infinitive atau gerund.
Contoh:
He likes reading English literature (he likes to read English literature). Ia suka membaca
kesusastraan Inggris
She dislikes swimming (he dislike to swim). Ia tak suka berenang
Escape + gerund
Contoh: He narrowly escaped drowning. Ia nyaris tenggelam
Finish + gerund
Contoh: I haven’t finished speaking. Saya belum selesai berbicara
Catatan 3 :
Kata kerja yang berarti “to begin” diikuti oleh infinitive atau gerund
Go on (= continue) + gerund
Contoh: The rain went on falling all night. Hujan terus turun sepanjang malam
Keep (on) + gerund
Contoh: He was kept waiting a long time, but he kept his temper. Ia dibiarkan menunggu lama, tetapi ia menahan amarahnya
Mind (= object to) + gerund
Contoh: Would you mind shutting the window? berkeberatankah anda menutup jendela itu?
Miss + gerund
Contoh: He narrowly missed getting killed. Ia nyaris terbunuh
Postpone + gerund
Contoh: I shall postpone writing till I learn full particulars. Saya akan menunda menulis surat sampai saya mendengar/mengetahui data yang lengkap
Remember + gerund
Contoh: I remember meeting you at the theatre. Saya ingat pernah menjumpai anda di dalam gedung bioskop
Stop + gerund
Contoh: My watch stopped ticking. Jam saya mati
Understand + gerund
Contoh: He understands managing his business. Ia mengerti bagaimana mengurus bisnisnya
d) Sesudah kata-kata sifat tertentu
Busy + gerund
Contoh: I am busy writing letters. Saya sibuk menulis surat
Worth + gerund
Contoh: This book is worth reading. Buku ini patut dibaca
e) Sesudah ungkapan-ungkapan tertentu
It is no use + gerund
Contoh: It’s no use begging like a beggar. Tak ada gunanya meminta-minta seperti orang minta-minta
It is no good + gerund
Contoh: It’s no good getting angry at once. Tak ada gunanya segera menjadi marah
There is no + gerund
Contoh: There’s no getting around it. Hal itu tak dapat dielakkan
There is no harm in + gerund
Contoh: There’s no harm in trying. Tak ada ruginya bila mencoba
Have the pleasure of + gerund
Contoh: I had the pleasure of meeting him. Saya senang sekali bertemu dengannya
Take pleasure in + gerund
Contoh: He takes pleasure in visiting the sick. Dengan senang hati ia mengunjungi orang sakit
To be interested in + gerund
Contoh: He was interested in learning more about my work. Ia berminat belajar lebih banyak tentang pekerjaanku
To be ashamed of + gerund
Contoh: The girl was ashamed of having been beaten in class by her brother. Gadis itu malu karena telah dipukul di kelas oleh saudara laki-lakinya
Gerund dipakai pada papan tanda yang menyatakan suatu larangan, yaitu sesudah no
Contoh:
No, talking! diamlah!
No, passing! dilarang melintas!
No, smoking! dilarang merokok!
No, spitting! dilarang meludah! etc.
Dipakai dalam ungkapan
Contoh: Seeing is believing. Kalau sudah melihat baru percaya
D. Gerund sejenis kata benda abstrak
Gerund sebenarnya merupakan sejenis kata benda abstrak dan mempunyai arti yang sama seperti abstract noun atau seperti noun infinitive:
Gerund : Sleeping is necessary to health
Abstract Noun : Sleep is necessary to health
Noun infinitive : To sleep is necessary to health
Ketiga kalimat tersebut di atas semuanya berarti suatu hal yang sama yaitu tidur perlu untuk kesehatan.
THE INFINITIVE
Bentuk Dasar Kata Kerja
A. Infinitive with to. Kita menggunakan infinitive with to, jika :
1) Didahului oleh kata-kata kerja yang sering diikuti oleh infinitif.
a) Tidak mempunyai sebuah objek
agree (menyetujui), refuse (menolak), promise (berjanji), propose (bermaksud, berniat), decide (memutuskan), determine (memutuskan), hesitate (ragu-ragu), hope (berharap), regret (menyesal), learn (belajar), manage (berusaha), arrange (mengatur), undertake (berusaha), remember (ingat), forget (lupa), seem (rupa-rupanya, rasanya), try (mencoba, berusaha), fail (lalai, lupa), neglect (lalai)
contoh :
He tried to fix the car
He fails to return the book, etc.
b) Boleh diikuti objek
ask (minta), help (membantu), expect (mengharapkan, mengira), like (suka), prefer (lebih suka), mean (bermaksud), intend (bermaksud), want (ingin, menghendaki), wish (hendak, menghendaki)
contoh :
He asked to be allowed to enter
I helped to open the letters
They asked me to wait a moment
I helped him to paint, etc.
c) Selalu mempunyai objek
advise (menasehati), urge (mendorong), tempt (menggoda), encourage (membesarkan hati, mendorong), warn (memperingatkan). invite (mengundang), request (minta, memohon), teach (mengajar), instruct (memerintahkan, melatih, mengajar),remind (mengingatkan), tell (mengatakan, menyuruh), command (memerintahkan), order (menyuruh), compel (memaksa, mengharuskan), oblige (mengharuskan), allow (memperkenankan), permit (mengizinkan, membolehkan), forbid (melarang)
contoh :
I advised him to give up smoking
I urged him to persevere, etc.
2) Didahului oleh ought :
Contoh: Children ought to obey their parents. Anak-anak seharusnya mentaati orang tua mereka
3) Didahului oleh to be
Contoh: He is very naughty to tease his friend. Ia sangat nakal menggoda temannya
B. Infinitive without to, digunakan jika :
1) Didahului oleh kata kerja bantu kecuali to be dan ought
Contoh: He can swim very well. Ia dapat berenang dengan baik sekali
2) Didahului oleh need dan dare dalam kalimat menyangkal dan kalimat tanya
Contoh: He needn’t go
3) Didahului oleh had better (lebih baik), had rather (lebih suka) dan would rather (lebih suka)
Contoh: You had better go there at once. Anda lebih baik pergi kesana segera
I had rather stay at home than go to the cinema. Saya lebih suka tinggal di rumah daripada
pergi menonton bioskop
4) Didahului oleh kata kerja to see, to hear, to feel, dan to watch
Contoh: I saw her leave the building. Saya melihat dia meninggalkan gedung itu
I heard him speak in English. Saya mendengar dia berbicara dalam bahasa Inggris
atau boleh digunakan gerund :
Contoh: I saw her leaving the building
Kalau kata kerja see, hear, feel, watch dipakai dalam kalimat pasif, infinitif with to harus dipakai.
Contoh: She was seen to leave the building
5) Didahului oleh kata kerja to have, to let, dan to make (dalam pengertian menyebabkan)
Contoh: I had the tailor sew my shirt. Saya menyuruh penjahit itu menjahit baju saya
You can’t make her understand. Anda tidak dapat memaksakan dia supaya mengerti
C. The two kinds of infinitive (dua jenis infinitif)
Ada dua jenis infinitif, bentuk sama tetapi fungsinya berbeda :
1. The noun infinitive (infinitif kata benda)
2. The gerundial infinitive (infinitif kata kerja yang dibendakan)
1) The noun infinitive boleh dipakai sebagai :
a) Subjek terhadap kata kerja
To err (= error) is human
To forgive (= forgiveness) is divine
b) Objek terhadap kata kerja
Contoh: We expect to succeed. Kita mengharapkan sukses
c) Komplemen terhadap kata kerja
Contoh: She appears to be a wise woman. Ia kelihatannya seorang wanita yang bijaksana
d) Objek terhadap kata depan except, about, but, than, etc.
Contoh: He desired nothing except to succeed. Ia tak menginginkan apa-apa kecuali keberhasilan
e) Bentuk eksklamasi/seruan :
Contoh: Foolish fellow! to suppose that he could be pardoned! orang tolol! siapa kira bahwa ia dapat diampuni!
2) The gerundial infinitive dapat dipakai untuk :
a) Memberi sifat kata kerja, dalam pengertian tujuan/maksud, sebab, atau hasil.
Contoh: He came to see the flower show. Ia datang untuk melihat pameran bunga
b) Memberi sifat kata benda, dalam pengertian tujuan atau maksud. Infinitifnya mungkin atributif atau predikatif
Contoh: An apartment to let. Sebuah apartemen yang disewakan (pemakaian atributif)
This apartment is to let. Apartemen ini disewakan (pemakaian predikatif)
c) Memberi sifat kata sifat, dalam pengertian hal atau maksud :
Contoh: Slow to speak and quick to hear. Lambat berbicara dan cepat mendengar

kumpulan games bahasa inggris

Teknik permainan berguna untuk mengurangi kebosanan dalam belajar bahasa Inggris. Selain itu, permainan juga menghilangkan perasaan tertekan dalam diri siswa. Perasaan tertekan ini biasanya terjadi pada siswa yang merasa kemampuannya pas-pasan.
Kali ini saya ingin memperkenalkan permainan Cat and Mouse untuk speaking skills pelajaran bahasa Inggris. Permainan ini diadaptasi dari permainan anak tradisional. Dengan beberapa modifikasi, permainan ini bisa diterapkan dalam pelajaran bahasa Inggris di kelas.
Aturan permainan 
Siswa berdiri membentuk lingkaran. Siswa sebagai Cat berdiri di tengah lingkaran. Nantinya dia akan mengajukan pertanyaan kepada 1 siswa yang berdiri di dalam lingkaran. Jika siswa yang ditanya tidak bisa menjawab pertanyaan dalam hitungan 1-5, dia ganti menjadi cat. Siswa tersebut harus melakukan hal serupa seperti orang pertama. Dia bisa diganti jika siswa yang ditanya tidak bisa menjawab.
Prosedur permainan Cat and Mouse Game 
  1. Mintalah siswa berdiri membentuk lingkaran. Dengan guru berdiri di tengah lingkaran. 2. Jelaskan kepada siswa aturan permainan. 
  2. Mulai permainan dengan guru menjadi Cat terlebih dahulu. Guru memberikan pertanyaan kepada salah seorang siswa. Tentu saja pertanyaan harus sesuai dengan tema pelajaran. Misalnya tema "Perkenalan". Maka pertanyaan harus seputar "perkenalan" misalnya: What's your name?, Where do you live?. Sebelum permainan dimulai, pertanyaan dan cara menjawab harus dikuasai siswa terlebih dahulu. 
  3. Siswa yang tidak bisa menjawab ganti menjadi Cat dan meneruskan permainan. 
Permainan ini bisa dimainkan dalam kelas kecil dan besar. Jika terdapat siswa di bawah 20, buat 1 lingkaran saja. Tapi untuk kelas besar seperti kelas yang terdiri dari 40 siswa, bagilah menjadi 3 atau 4 kelompok.
Guru bertugas memonitor permainan ini. Guru memperhatikan error dan kesalahan yang nantinya bisa menjadi bahan evaluasi setelah permainan selesai.
Bagaimana kalau kelas menjadi gaduh dan bising. Biarkan saja karena itu adalah bagian dari kelas bahasa. Guru hanya mengontrol jika mereka out of context saja.
Permainan ini bisa dimainkan selama 10 menit. Lebih dari itu akan menimbulkan kejenuhan. Selamat mengajar
GUESSING GAME
Permainan ini dilakukan secara beregu. Cocok untuk mengasah kemampuan mendengar dan berbicara bagi siswa dari level beginner hingga intermediate.
Prosedur permainan guessing game: 
  1. Bagilah siswa menjadi dua kelompok. 
  2. Mintalah satu perwakilan masing-masing kelompok untuk berdiri di depan menghadap anggota kelompoknya. Orang yang berdiri ini tidak boleh menoleh ke papan tulis. 
  3. Tuliskan satu kata berhubungan dengan topik di papan tulis. Misalnya topik teknologi. Tuliskan kata "Television". 
  4. Mintalah anggota kelompok menyebutkan ciri-ciri dari benda tersebut. Contoh: You can watch movie and news. 
  5. Beri kesempatan anggota kelompok yang berdiri di depan kelas menebak benda yang dimaksud. 
  6. Siswa yang menebak pertama kali dan benar mendapat skor untuk kelompoknya. 
  7. Ulangi lagi dengan menulis nama benda lain sesuai dengan topik. 
  8. Beri kesempatan kelompok menerangkan ciri-cirinya. 
  9. Beri kesempatan siswa yang berdiri untuk menebak. 
  10. Siswa yang pertama kali menebak dan tebakannya benar, diberi poin. 
  11. Minta anngota lain untuk bergantian berdiri. 
  12. Lakukan seperti prosedur sebelumnya.
MELATIH QUESTION TAGS
Permainan untuk pelajaran Bahasa Inggris ini bisa digunakan untuk melatih siswa dalam menggunakan question tags.
Cara melakukan permainan ini sangat sederhana. Simak langkahnya berikut ini: 
  1. Bagi siswa menjadi 2 tim sama banyak. 
  2. Minta masing-masing siswa membuat 10 pertanyaan question tags. Beri contoh: You want to be a teacher, don't you?, It's Sunday, isn't it? 
  3. Minta siswa grup A dan B berdiri berhadapan. 
  4. Siswa A bertanya kepada siswa B. Siswa B harus menjawab tidak menggunakan Yes atau No. Tapi menjawab dengan tags. Contohnya siswa A bertanya, "You have children, don't you?" Siswa B harus menjawab, "I do" atau "I don't" sesuai dengan kenyataan. 
  5. Jika siswa B menjawab Yes atau No, atau Tags nya salah, maka ia harus keluar dari barisan. 
  6. Teruskan permainan hingga seluruh pertanyaan terjawab. 
  7. Hitung siswa yang tersisa di kelompok B. 
  8. Giliran kelompok B yang bertanya kepada kelompok A. 
  9. Kelompok yang paling banyak menyisakan anggota adalah pemenangnya.
PERMAINAN PELAJARAN BAHASA INGGRIS DESCRIBING CLOTHES
Permainan pelajaran Bahasa Inggris untuk melatih siswa agar bisa mendeskripsikan jenis, warna, corak pakaian.
Agar permainan berjalan efektif, bekali siswa dengan vocabulary berhubungan dengan pakaian. Beri contoh cara mengekspresikan dalam Bahasa Inggris.
Langkah menerapkan permainan: 
1.  Minta siswa duduk berjajar membentuk baris dan kolom.
     A B A B
     A B A B
     A B A B
     A B A B
2. Beri waktu beberapa menit kepada siswa A untuk mempelajari apa saja yang dipakai oleh siswa yang duduk di kolom B. Begitu pula siswa B diberi kesempatan untuk mempelajari apa saja yang dipakai siswa A.
3. Minta siswa B menutup mata. Siswa A mendeskripsikan seorang siswa yang ada di kolom A. Siswa B harus menebak nama siswa yang dideskripsikan. Lakukan sampai semua siswa A mendapat kesempatan mendeskripsikan dan B menebak.
4. Ganti siswa B yang mendeskripsikan, siswa A menutup mata dan menebak nama siswa yang dideskripsikan.
PERMAINAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS: HOW MANY WORDS DO YOU GET?
Permainan kosakata bahasa Inggris ini diberi nama "How Many Words Do You Get?" Mengapa diberi nama demikian? Karena game ini meminta siswa membuat kata sebanyak mungkin berdasarkan sebuah kata yang diberikan guru.
Cara memainkan game kosakata ini sangat mudah. Persiapannya pun tidak begitu banyak dan menyulitkan guru. Guru hanya perlu menyediakan kata dan papan untuk menulis.
Cara memainkan game kosakata Bahasa Inggris "How Many Words Do You Get?"
  1. Buatlah siswa menjadi beberapa kelompok. Bisa juga berpasangan dengan teman sebangku. 
  2. Tulislah di papan tulis sebuah kata misalnya INDONESIA. 
  3. Mintalah siswa membuat 20 kata dengan syarat kata tersebut mempunyai huruf yang berasal dari kata INDONESIA. Berikan contoh jika perlu, misalnya: DONE, SEA, NOSE. 
  4. Berikan waktu 10 menit agar siswa menyelesaikan tugas tersebut. 
  5. Berikan hadiah bagi kelompok yang menemukan 20 kata dalam 10 menit. 
Permainan ini sangat bermanfaat untuk menambah perbendaharaan kosakata siswa. Selain itu permainan ini juga melatih kreatifitas siswa dan meningkatkan kerjasama.
PERMAINAN MENGGUNAKAN ADJECTIVE BAHASA INGGRIS
Permainan ini bisa disebut permainan tebak feeling (perasaan) Bahasa Inggris. Kata yang digunakan adalah adjective yang berhubungan dengan perasaan. Contohnya, happy, thirsty, sad, dan hungry.
Cara memainkannya: 
  1. Persiapkan beberapa kartu yang di atasnya ditulisi adjective yang berhubungan dengan perasaan. 
  2. Tulis di papan tulis kalimat tanya: Are you ...? 
  3. Tunjukkan sebuah mimik perasaan yang diambil dari sebuah kartu. Misalnya rasa lapar. 
  4. Mintalah siswa menanyakan apa yang sedang guru rasakan. Beri contoh: Are you hungry? Jawab Yes, I am atau No, I am not. 
  5. Minta satu siswa sukarelawan yang percaya diri maju ke depan kelas untuk mengambil satu kartu. 
  6. Minta siswa yang lain menebak apa yang sedang dirasakan oleh siswa sukarelawan sesuai dengan mimik yang ia praktekkan. Sukarelawan hanya menjawab Yes, I am atau No, I am not. 
  7. Setelah semua siswa paham permainan, bagilah siswa menjadi dua kelompok. 
  8. Minta satu siswa dari anggota kelompok maju ke depan dan mengambil sebuah kartu. 
  9. Anggota kelompok harus menebak perasaan yang diperagakan siswa tersebut. 
  10. Jika siswa tersebut menjawab Yes, I am maka kartu diberikan kepada kelompok tersebut, tapi jika menjawab No, I am not, maka kelompok kedua mendapat kesempatan untuk menebak. 
  11. Lanjutkan permainan dengan memanggil anggota kelompok kedua. Siswa tersebut melakukan seperti apa yang dilakukan siswa pertama. 
  12. Lakukan permainan sampai semua kartu selesai diperagakan. 
  13. Kelompok yang mendapat kartu terbanyak adalah pemenangnya.
Permainan dalam pelajaran Bahasa Inggris banyak manfaatnya. Salah satunya adalah menciptakan suasana yang nyaman selama proses pembelajaran. Selain itu, permainan juga berfungsi sebagai ice breaker atau menghilangkan rasa tertekan dalam diri siswa sebelum pembelajaran dilakukan.
Kali ini sekolahoke.com memperkenalkan permainan bahasa Inggris bernama Kata Berkait (Linking Words). Kata berkait merupakan permainan sederhana yang dilakukan dengan mengaitkan kata-kata. Bagaimana caranya?
Langkah-langkah melakukan permainan Kata Berkait dalam pelajaran bahasa Inggris. 
  1. Persiapkan peralatan seperti spidol dan papan tulis.
  2. Bagilah siswa menjadi 3 kelompok.
  3. Tulislah sebuah kata di papan tulis.
  4. Lalu mintalah kelompok pertama untuk menyebutkan sebuah kata yang dimulai dengan huruf terakhir kata di papan tulis.
  5. Tulislah kata yang disebutkan kelompok pertama di papan tulis.
  6. Mintalah kelompok kedua menyebutkan kata yang dimulai dengan huruf terakhir kata yang disebutkan kelompok pertama tadi.
  7. Tulis kata yang disebutkan kelompok kedua.
  8. Mintalah kelompok ketiga menyebutkan sebuah kata yang diawali dengan huruf terakhir kata yang disebutkan kelompok kedua.
  9. Tulislah kata yang disebutkan kelompok ketiga.
  10. Kembali kepada kelompok pertama. Mintalah mereka menyebut satu kata yang diawali dengan huruf terakhir kata yang disebutkan kelompok ketiga.
  11. Lanjutkan permainan hingga 8 putaran.
Supaya lebih seru, berilah waktu 5 detik bagi setiap kelompok untuk memikirkan 1 kata. Jika mereka tidak bisa menjawab, lanjutkan ke kelompok berikutnya.
Setelah 8 putaran, hitunglah jumlah kata yang diperoleh masing-masing kelompok. Berilah hukuman ringan, misalnya menyanyi bersama kepada kelompok yang paling sedikit memperoleh kata.